Oleh: Waktu: Jumat, Juni 02, 2017
Ramadhan
Oleh :  Asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:

Barakallahu fikum, seorang pendengar wanita bertanya dalam suratnya yang terakhir: "Apabila seorang wanita keluar untuk shalat tarawih di masjid dalam keadaan suaminya tidak meridhainya dengan mengatakan kepadanya: "Shalatlah di rumah, ada pahala untukmu!" Apakah hal ini benar, barakallahu fikum?

Jawaban:

Kita katakan yang pertama untuk sang suami: "Janganlah Anda melarang istri Anda dari keluar menuju masjid, karena sungguh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang Anda dari hal tersebut, beliau bersabda:

 لا تمنعوا إماء اللّه مساجد اللّه

"Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah ke masjid-masjid Allah!" [HR. al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhuma]

» Dan kita katakan kepada sang istri: "Apabila suamimu melarangmu maka hendaklah Anda menaatinya, karena sesungguhnya tidaklah dia melarangmu melainkan karena untuk suatu kemaslahatan (kebaikan) atau dikhawatirkan terjadinya fitnah dan perkaranya seperti yang ia katakan: Sesungguhnya shalatmu di rumah itu lebih utama daripada shalatmu di masjid, berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:

وبيوتهنّ خير لهنّ 

"Sedangkan rumah-rumah mereka (para wanita) itu lebih baik bagi mereka." [Shahih, HR. Abu Dawud dari Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhuma]

📚 [Fatawa Nur 'Ala ad-Darb - Kaset Nomor 153] 
📮 Channel Telegram || https://telegram.me/salafysolo

Rubrik Do'a


Lihat Selengkapnya >>

Muslimah


Lihat Selengkapnya >>

Video Pilihan

Social Share

Google+ Followers

Seputar Sholat


Lihat Selengkapnya >>

Ramadhan & Idul Fitri


Lihat Selengkapnya >>

Fatwa Ulama


Lihat Selengkapnya >>

Kisah Hikmah


Lihat Selengkapnya >>

RESEP HIDANGAN RAMADHAN

Menu Berbuka/Sahur



Mendoan Khas Banyumas


Membuat Rujak Sayur (LOTEK)




Menu Ta'jil



Es Degan Seger


Dzikir

Biografi Ulama

Syi'ah